Kau menggenggam tangan ini, ada kehangatan yang kurasa. Kau bertanya apakah aku keberatan?? Aku hanya terdiam. Aku yakin kau pasti tau, aku sama sekali tidak keberatan. Aku merasa nyaman dengan genggaman itu, sama seperti kau.
Awalnya, ini hanyalah gurauan. Aku senang mengganggumu yang pendiam, aku suka menggodamu, aku tertawa mendengar cerita konyolmu, senang menyaksikan kekikukkanmu, aku menikmati keberhasilanku saat mengganggumu.
Mereka yang ada di sekitar kita ikut mengganggu kita. Mereka menggoda kita, mereka menceritakan apapun tentangmu kepadaku. Mereka mengait-ngaitkan kau dan aku. Awalnya, ini hanya berjalan biasa. Tapi, semakin sering aku mendengar mereka menceritakan engkau padaku dan memperhatikanmu. Aku merasakan ada yang berbeda. Setiap melihatmu aku merasakan ada getaran berbeda. Awalnya ini hanyalah candaan tapi akhirnya aku merasakan aku jatuh cinta padamu. Ya, aku jatuh cinta. Gangguan dan gurauan ini membuatku merasakan itu. Wajar, aku seorang perempuan yang suka bermain dengan perasaan. Aku akui itu dan aku bersyukur pada Dia yang telah mengijinkan aku merasakan ini padamu.
Rasa ini semakin bertumbuh karena sikap yang kau tunjukkan padaku. Kau menujukkan perhatianmu padaku, kau menunjukkan rasa cintamu padaku (menurutku...hehe).